vtastubblefield

Just another WordPress.com site

Pengembangan Bisnis, Etika Bisnis, dan Kondisi Ekonomi Bisnis Katering “Nitani”

pada Januari 30, 2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
                Suatu bisnis diciptakan untuk menyediakan produk atau jasa kepada pelangan, jika bisnis tersebut dapat melakukan operasinya secara efektif, maka pemilik bisnis tersebut dapat melakukan operasinya secara efektif, maka pemilik bisnis itu akan memperoleh tingkat pengembalian yang wajar atau investasi mereka di perusahaan. Selain itu, bisnis tersebut juga menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, bisnis dapat memberi keuntungan bagi masyarakat dalam berbagai cara.
Selain ide bisnis dan pengembangannya, etika bisnis dan tanggung jawab sosial merupakan salah satu aspek penting dalam menjalankan bisnis. Di masa kini pebisnis kita memang melakukan kegiatan usaha di tengah pasar global dan ekonomi bebas.  Oleh sebab itu, bertumbuh kehidupan kapitalis dan modern.  Meluasnya pengaruh nilai-nilai budaya asing yang secara bertahap, kita khawatirkan, dapat menggeser nilai-nilai budaya dan kemanusiaan.
                Dalam makalah ini akan membahas ide bisnis dan pengembangannya, etika bisnis yang bertanggung jawab sosial, dan identifikasi kondisi lingkungan ekonomi dan lingkungan industri pada bisnis catering
1.2 Permasalahan
                Permasalah yang dirumuskan dan akan dibahas dalam makalah ini adalah bagaimana menciptakan ide bisnis , merencanakan dan mengembangkannya,  bagaimana usaha bisnis menjalankan etika bisnis dan bertanggung jawab sosial, dan identifikasi kondisi ekonomi dan kondisi lingkungan industri dari usaha bisnis katering “nitani”
1.3 Tujuan
                Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui pengembangan ide bisnis dan pengembangannya, mengetahui etika bisnis dan tanggung jawab sosial, dan mengetahui pengaruh kondisi ekonomi dan kondisi lingkungan industri terhadap suatu bisnis.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Menciptakan Ide bisnis, Merencanakan, dan Mengembangkannya
                Bisnis didirikan untuk melayani kebutuhan pelanggan oleh pemilik yang mencoba untuk memperoleh laba. Orang-orang yang menciptakan bisnis mungkin melihat suatu kesempatan untuk menghasilkan produk atau jasa yang belum ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan lain. Atau, mereka mungkin yakin bahwa mereka dapat menghasilkan produk atau jasa yang dapat dijual dengan harga yang lebih rendah dari perusahaan yang ada saat ini. Dengan menyediakan prduk yang diinginkan oleh pelanggan, mereka dapat menghasilkan laba bagi bisnisnya (Madura,2011)
                Perencanaan bisnis adalah sebuah perencanaan yang mengidentifikasikan lingkup dan konteks dari kesempatan bisnis dan menggambarkan mengapa timbul kesempatan tersebut. Perencanaan bisnis menyajikan pendekatan yang akan timbul oleh wirausaha untuk mengeksploitasi kesempatan tersebut (Longenecker dkk, 2001)
Fungsi perencanaan bisnis:
1.       Perencanaan bisnis memberikan pernyataan yang diartikulasikan dengan jelas dari sarana dan strategi perusahaan, membantu wirausaha memusatkan pada permasalahan yang penting
2.       Perencanaan bisnis membantu mengidentifikasikan variabel-variabel penting yang akan menentukan keberhasilan atau kegagalan perusahaan
3.       Perencanaan bisnis digunakan sebagai dokumen yang menjual pada pihak luar
4.       Perencanaan bisnis mengatakan pada calon investor bagaimana bisnis akan membantu untuk mencapai sasaran personel investor untuk memaksimalkan hasil potensial pada investasi melalui arus kas yang diterima dari investasi ketika meminimalkan penyingkapan risiko personal
5.       Perencanaan bisnis menunjukan pada investor bagaimana dia dapat menjual kembali investasi dengan penghargaan modal yang tepat
(Longenecker dkk, 2011)
2.2 Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
                Karyawan suatu perusahaan sebaiknya mempraktikan etika bisnis yang melibatkan sekelompok prinsip berikut ini ketika menjalankan bisnis. Setiap perusahaan memiliki tanggung jawab sosial, yang merupakan kesadaran perusahaan mengenai bagaimana keputusan bisnisnya dapat memengaruhi masyarakat. Istilah tanggung jawab sosial kadang kala digunakan untuk menjelaskan tanggung jawab perusahaan terhadap komunitas dan lingkungannya. Tetapi istilah tersebut juga adapat digunakan secara lebih luas untuk memasukkan tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan, karyawan, pemegang saham, dan kreditornya. Meskipun keputusan bisnis yang dibuat oleh perusahaan dimaksudkan untuk meningkatkan nilainya, tetapi keputusan tersebut tidak boleh melanggar etika dan tanggung jawab sosialnya. (Madura,2011)
Faktor pokok dalam etika bisnis:
Ø Jujur
Ø Ketepatan waktu: tepat waktu dan tepat janji
Ø Disiplin
Ø Taat pada peraturan atau prosedur atau sistem yang berlaku
Tanggung jawab perusahaan:
Ø Tanggung jawab terhadap lingkungan
–          Tidak membuang limbah yang dapat mencemarkan lingkungan masyarakat
–          Menjalin komunikasi dengan kelompok masyarakat sekitar
–          Berpartisipasi terhadap kegiatan masyarakat
Ø Tanggung jawab terhadap karyawan
–          Memberi gaji yang layak
–          Memberikan dan meningkatkan kesejahteraan karyawan
–          Jaminan kesehatan dan keselamatan kerja
Ø Tanggung jawab terhadap pelanggan/konsumen
–          Menyediakan barang dan jasa yang aman untuk dikonsumsi konsumen
–          Mendengarkan keluhan konsumen/pelanggan
–          Mendapatkan informasi yang benar tentang 4P atau yang disebut dengan bauran pemasaran/marketing mix (product, price, place, promotion)
Ø Tanggung jawab terhadap investor
–          Mengelola dana secara efisien dan memberikan sebagian laba yang diperoleh perusahaan kepada pemilik modal
–          Melaporkan kinerja keuangan pada akhir tahun dengan jujur
Ø Tanggung jawab terhadap masyarakat
–          Memberikan kesempatan kerja terhadap masyarakat sekitar
–          Membantu masyarakat dalam pendanaan kegiatan-kegiatan yang sangat penting
(Sukirno,dkk,2006)
2.3 Kondisi Ekonomi dan Kondisi Lingkungan Industri
                Pertumbuhan ekonomi memengaruhi kinerja suatu perusahaan karena pertumbuhan ekonomi dapat memengaruhi tingkat penghasilan pelanggan dan oleh karena itu memengaruhi permintaan akan produk-produk suatu perusahaan juga kuat, dan labanya menjadi relatif lebih tinggi. Ketika perekonomian lemah, permintaan produk suatu perusahaan juga lemah, dan labanya relatif rendah. (Madura,2011)
                Lingkungan industri diperkirakan untuk menentukan tingkat persaingan. Jika pasar untuk produk spesifik hanya dilayani oleh sediit dan beberapa perusahaan, maka perusahaan baru mungkin dapat menangkap porsi yang signifikan dari pasar (Madura, 2001)
BAB III
METODOLOGI
Metodologi yang digunakan adalah wawancara. Wawancara merupakan metode pengumpulan data dengan jalan tanya jawab sepihak yang dilakukan secara sistematis dan berlandaskan kepada tujuan penelitian . Tanya jawab ‘sepihak’ berarti bahwa pengumpul data yang aktif bertanya, sermentara pihak yang ditanya aktif memberikan jawaban atau tanggapan. Dari definisi itu, kita juga dapat mengetahui bahwa Tanya jawab dilakukan secara sistematis, telah terencana, dan mengacu pada tujuan penelitian yang dilakukan.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
Katering Nitani merupakan salah satu katering yang cukup sukses berlokasi di Gresik. Katering  Nitani sudah berdiri sejak tahun 1993 . Pemilik katering ini bernama Ibu Rayantari Purwastuti . Usaha ini diawali dengan hobi Ibu Rayantari yaitu memasak. Hingga suatu hari ada tawaran dari kantor suami untuk menyiapkan makanan untuk karyawan. Tak lama kemudian ada beberapa pesanan lagi, hingga akhirnya terlintas ide untuk berbisnis katering. Awalnya katering Nitani hanya melayani pesanan dari rekan-rekan Ibu Rayantari saja. Tidak disangka, bisnis katering Nirani ini semakin lama semakin meluas dan akhirnya menjadi katering yang melayani masyarakat umum mulai dari acara syukuran hingga wedding
Dalam citarasa masakan, Ibu Rayantari tidak hanya terpaku pada masakan itu-itu saja. Ibu Rayantari suka bereksperimen menciptakan berbagai masakan yang cocok untuk selera masyarakat pada umumnya sehingga Ibu Rayantari selalu siap dengan berbagai jutaan masakan andalan. Masakan yang akan dihidangkan selalu fresh from the oven sehingga customer dapat menikmati masakan lebih nikmat.
Dalam berbisnis, Ibu Rayanti dan para karyawan mengutamakan keramahan pelayanan dan citarasa. Bahan masakan yang digunakan dalam bisnis katering ini adalah bahan yang bermutu dan halal (untuk muslim). Pesanan selalu datang tepat waktu dan memuaskan,  sehingga jarang menerima komplain dari para customer.  Selain itu hubungan Ibu Rayanti dengan para karyawan-karyawan sendiri terjalin sangat baik, sehingga para karyawan betah bekerja dengan Ibu Rayanti.
Katering yang sudah berdiri selama 19 tahun ini melayani masyarakat umum di Gresik dan sekitarnya. Salah satunya adalah kantor PT PETRO, Kantor PT PETRO ini sendiri cukup dekat dengan lokasi bisnis katering Nitani ini. Kondisi ekonomi pada lokasi bisnis ini adalah menengah keatas sehingga dapat mengembangkan bisnis katering tersebut.
4.2 Pembahasan
                Perkembangan bisnis katering Nitani terlihat cukup signifikan. Dalam empat tahun pertama sejak Ibu Rayanti memutuskan untuk berbisnis katering, pesanan semakin lama semakin meningkat. Kesuksesan katering Nitani tidak semata-mata hanya karena ide berbisnis yang datang tiba-tiba saja. Katering Nitani mempunyai keunggulan sendiri baik dari segi masakan maupun pelayanan. Menurut Madura, 2001, Supaya dapat berhasil, suatu perusahaan harus mempunyai suatu keunggulan kompetitif atau sifat unik yang dapat membuat produknya lebih diminati daripada produk pesaingnya.
                Selain itu bisnis katering Nitani juga telah menjalankan etika bisnis yang sesuai sehingga bisnis dapat berjalan dengan lancar.  Menurut Longenecker, dkk, 2001,  Pada tingkatan tertentu, perusahaan-perusahaan kecil berdiri untuk memperoleh keuntungan dari gerakan kosnumen. Perhatian terhadap kebutuhan konsumen dan fleksibilitas didalam memenuhi kebutuhan tersebut yang secara tradisional menjadi aktiva kuat dari bisnis berskala kecil. Para manajer perusahaan kecil memiliki hubungan yang erat dengan para konsumen sehingga dapat menentukan dan menjawab kebutuhan dalam praktik, konsumerisme telah menguatkan posisi bisnis kecil.
                Selain hubungan baik dengan para customer, hubungan baik dengan para karyawan merupakan salah satu tanggung jawab bisnis yang merupakan bagian dari etika bisnis. Ibu Rayanti sudah menerapkan hal tersebut. Menurut Madura,2001, Perusahaan bertanggung jawab untuk meyakinkan bahwa para karyawan diperlakukan layak oleh karyawan lain seperti mengenai perlakuan terhadap karyawan adalah beraneka ragam etnis/budaya kulit dan berhak mendapat perlindungan dan kesempatan yang sama.
                Lokasi bisnis katering Nitani bisa dikatakan cukup strategis dan menjangkau para konsumen. Lokasi merupakan salah satu faktor penting dalam berjalannya bisnis. Seperti menurut Longenecker, dkk 2001, Jika pilihan lokasi jelek, bisnis tidak akan pernah berkembang, bahkan dengan pendanaan yang mencukupi dan kemampuan manajerial yang baik. Salah satu faktor dalam memilih lokasi yang baik adalah kemudahan mencapai konsumen. Kemudahan mencapai konsumen merupakan pertimbangan yang pertama dalam memilih lokasi. Kemudahan dalam mencapai konsumen juga penting dalam industri yang biaya pengiriman produk relatif tingi.
                Bisnis katering Nitani terdapat pada lingkungan ekonomi yang tepat, yaitu ekonomi menengah keatas sehingga bisnis katering Nitani dapat berkembang. Seperti menurut Madura, 2001, Kondisi ekonomi dapat mempengaruhi penerimaan atau pengeluaran suatu bisnis, jadi dapat mempengaruhi nilai bisnis itu.
BAB V
KESIMPULAN
Katering Nitani telah menciptakan ide bisnis, merencanakan,  dan mengembangkannya dengan menunjukan berbagai keunggulan yang dimiliki seperti citarasa masakan dan keramahan karyawan. Tak lupa, katering Nitani juga telah menerapkan etika bisnis seperti tanggung jawab kepada konsumen dan tanggung jawab pada karyawan. Lokasi kondisi Ekonomi dan Industri katering Nitani adalah kelas menengah keatas sehingga mendukung perkembangan bisnis tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: